Sabtu, 14 Januari 2012

Loyalitas Bisu

Komitmen, konsistensi dan loyalitas..apalah arti dan hubungan antara ketiga kata tersebut saya juga tidak terlalu mengerti..sejauh pengetahuan saya yang tentunya masih sangat dangkal, ketiga kata tersebut sering kali dikaitkan dengan hubungan interpersonal, khususnya yang berkaitan dengan pertemanan, persahabatan, hingga berkaitan dengan hubungan bisnis. Komitmen yang dijalankan secara konsisten akan mampu memunculkan suatu loyalitas (CMIIW).....haha makin ngelantur..
Masa bodoh dengan arti dan hubungan ketiga kata tersebut, kali ini saya ingin "menanyakan" arti kata loyalitas kepada sepasang benda ini:
Pelayan Setia
Nama: nggak sempet dikasih nama sama majikan
Jenis: Marc Ecko unltd.
Ukuran: 40
Warna: Hitam-Putih...sekarang tambah coklat!
Masa manfaat: seharusnya udah lewat
Harga jual: Senilai harga diri majikan.. *ngawur*


Ketemu pertama di Sport Center, tapi tepatnya dimana saya lupa. Dibeli dengan harga setengah harga asli, kalo nggak salah 199ribu. Lalu apa hubungannya dengan judul post kali ini??
hehehe....
Sepatu ini bisa dibilang sangat loyal kepada saya. Dibanding barang-barang lain, mungkin hanya motor Oom yang dipinjamkan ke saya yang bisa nyaingin. Saya membeli sepatu ini di awal-awal masa kuliah, dan hingga sekarang, ketika saya sudah berada di penghujung masa kuliah, sepatu ini masih setia menemani kegiatan sehari-hari saya.
Dia tidak pernah menyatakan setuju dengan nasibnya ketika terpilih dari sekian banyak sepatu yang dijual. Dia tidak pernah menyatakan komitmennya untuk mau menemani saya menjalani hari-hari saya. Otomatis dia juga tidak pernah berjanji untuk konsisten dalam menjaga komitmen.
Sebenarnya saya juga punya sepatu lain, sepatu pantofel yang sebelum magang hanya dipakai kalau ada kondangan dan sepatu casual lainnya yang akhirnya diganti dengan sepatu ini karena memang sudah rusak. Dari tiga sepatu itu, sepatu ini yang selalu saya gunakan hampir setiap hari selama 7 semester ini. Bukan tidak pernah rusak, sepatu ini pernah jebol sedikit yang kemudian diistirahatkan buat dilem dan akhirnya digunakan lagi..hehe....
Dia selalu setia dan tidak pernah protes ketika saya gunakan untuk aktivitas-aktivitas diluar spesialisasinya, mulai dari dipakai untuk jalan biasa ke kampus, dipakai untuk futsal, nendang-nendang batu atau kertas atau hal lain yang bisa ditendang, buat bantu ngerem motor, bersentuhan dengan hal-hal menjijikkan, Jakarta-Klaten-Jogja-dll, hingga dipakai naik-turun bukit dengan tanah berlumpur dan susur sungai ketika outbound. Sepatu ini menjadi saksi atas hal-hal yang saya lakukan baik itu yang baik dan yang buruk yang tidak diketahui orang lain. Dia menjadi saksi tentang apa yang ada dipikiran saya, yang akhirnya menuntun saya untuk mengambil langkah-langkah aneh (langkah dalam makna sebenarnya), biasanya sih langkah-langkah menghindar atau malah sengaja mendekati orang lain...hehehe....
Hahaha...itulah bagaimana gambaran kecil tentang loyalitas bisu suatu benda. Loyalitas yang dipaksakan, tidak mengenal tentang keadilan, tentang hubungan timbal balik, tentang suatu kepentingan pribadi yang tentunya tidak dimiliki oleh suatu benda mati. Pengorbanan total tanpa keluh-kesah supaya sang majikan bisa melakukan segala hal yang diinginkannya.
Adakah loyalitas tersebut di dunia nyata, diantara hubungan antar manusia? Apakah loyalitas tersebut ada dalam hubungan antara sepasang makhluk Tuhan yang telah hidup bersama sepanjang hidupnya? Antara seseorang dengan organisasi atau perusahaannya? Antara manusia dan hewan yang mungkin pada dasarnya hanya tau tentang "kenyang"? Atau antara suatu Sultan dan para abdi dalem yang katanya memiliki loyalitas yang luar biasa?
*pikiran ini muncul ketika dihadapkan dengan banyak hal yang berkaitan dengan komitmen, konsistensi, dan loyalitas, dan kebetulan perhatian saya sedang tertuju kepada sepasang sepatu yang sedang dicuci untuk pertama kali selama masa manfaatnya...hahahaha...*
**alhamdulillah awet**
***setelah dibaca ternyata masih kurang dalem....mungkin suatu saat bakal diedit lagi***
Keep Moving Forward!!
(^^,)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar