Sabtu, 05 Mei 2012

Kopi

Malam ini kopi yang saya bikin terasa hambar. Terlalu banyak air untuk takaran satu sachet kopi...hahaha..

Karena tiba-tiba buka blog yang sudah lama nggal kesentuh dan kejadian kopi tadi, maka saya memutuskan untuk membuat tulisan tentang kopi. Bukan tentang jenis, rasa, atau manfaat dan fakta-fakta tentang kopi tapi lebih mengenai penganalogian kopi dalam cerita-cerita motivasi.

Ada sebuah cerita mengenai kopi, wortel, dan telur yang dianalogikan dengan bagaimana manusia (idealnya) menghadapi lingkungan dimana dia berada. Singkat cerita, hikmah dari cerita tersebut adalah, janganlah menjadi seperti telur yang apabila direbus dalam air yang panas akan berubah menjadi keras, jangan pula menjadi seperti wortel yang setelah direbus dalam air panas akan menjadi lunak, tapi jadilah seperti biji kopi yang apabila dipanaskan bukan terpengaruh tetapi malah mempengaruhi air panas tersebut, membuat air tersebut berubah warna dan mengeluarkan aroma yang khas, atau dengan kata lain mempengaruhi lingkungannya. (Cerita lengkapnya silahkan di"googling" :D).

Muncul pemikiran iseng di kepala saya. Kalau dibilang kopi tidak terpengaruh sama sekali itu pasti bohong. Untuk membuat warna air berubah tentu ada bagian dari kopi yang terlepas, begitu pula ketika kopi dan air panas itu mengeluarkan aroma yang khas. Beda lagi kalau kita ngomongin takaran yang pas (masih kesel sama kejadian tadi), kadar kopi yang terlalu sedikit tidak akan "ngefek" sama sekali, kadar yang terlalu banyak juga malah bikin eneg (puih!).

S: Trus gimana? kalau saya pilih jadi air panasnya!! hahaha...keren, cuy! bisa mempengaruhi wortel, telur, sama kopi :P. | P: Lah kan air panas dianalogiin jadi lingkungannya, gimana tuh? | S: Emang wortel, telur, ama kopi digabung dijadiin analogi lingkungan nggak bisa? :P | P: Tapi kan air panas juga pasti terpengaruh sama wortel, telur, ama kopi juga? | S: Hayoo duluan mana? Ayam apa Telur? (perdebatan sengit di otak saya).
*Keterangan, S: Sinis, P: Polos*

Hahaha...sebaiknya tulisan-tulisan di atas jangan diambil pikir. Tulisan-tulisan tadi muncul dari otak orang yang salah arah dalam hal skeptis, sinis, kritis, dan is-is yang lainnya. Ditambah lagi dari otak orang yang lagi sensi dengan kopi dan air panas yang kebanyakan. Kalau didebat lebih panjang, cerita motivasi tentang telur, wortel, dan kopi yang umum beredar tentu lebih benar karena sudah banyak yang sepakat dengan cerita itu (hehehe...). Bagaimanapun orang tidak selalu harus mempengaruhi atau sama sekali tidak terpengaruh dengan lingkungan. Seperti kopi tadi, disamping dia memberikan suasana "sesuatu" ke lingkungan dimana dia berada, kopi tetap harus merubah beberapa bagian darinya ketika dihadapkan pada lingkungan tertentu. Not to mention, tentunya perubahan yang lebih baik.

Sekian tulisan ngaco ini, apabila ada yang "menggelitik" jangan diambil hati.. (nanti bisa jatuh hati....eww...).
Tetap, jadilah air panas!!!! ahahahahaha..

Salam Air Panas! :D
Keep moving Forward!

*Tidak ada wortel, telur, kopi, maupun air panas yang dilukai secara fisik dalam proses pembuatan tulisan ini. Kesamaan nama tokoh dan tempat bukanlah kesengajaan [ampuni saya mas wortel, mbak telur, kopi, dan bapak air panas... :( ]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar